Sebagai informasi, tahun ini Dinas Pertanian Malut mengalokasikan dana sebesar Rp 8,6 miliar untuk pembelian alat berat pertanian. Alat yang akan dibeli meliputi eskavator, doser, bomax, truk, dan mobil tronton.
Plt Kepala Dinas Pertanian, Anwar Husen, menyatakan, pengadaan alat berat ini guna mendukung pertanian. Pengadaan
alat berat ini menggunakan sistem swakelola.
Tahun ini kata dia, Distan memprioritaskan Kabupaten Halmahera Utara (Halut) sebagai daerah pertama yang mendapatkan alat berat ini. Setelah alat tiba di Halut, kemudian akan dilanjutkan ke daerah lain secara bertahap, sehingga seluruh wilayah Maluku Utara dapat menikmati akses jalan usaha tani dalam jangka waktu lima tahun ke depan. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!