Fraksi Hanura Soroti Kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda, Sebut Pergeseran Anggaran Tabrak Aturan

Dalam konteks pengelolaan keuangan daerah, Sukri menyoroti minimnya penyerapan anggaran yang terjadi meski sudah memasuki triwulan ketiga. Dirinya khawatir rendahnya penyerapan anggaran ini mengakibatkan Pemprov dikenai penalti dari Kemendagri. Sukri juga mendesak agar gubernur segera membayar utang pihak ketiga dan sisa DBH kabupaten/kota, sebelum akhir tahun ini. “Jadi kami meminta agar gubernur segera membayar seluruh utang-utang tersebut karena kita sudah ada kesepakatan,” tambahnya.

BACA JUGA  Fakta Oknum Satpol PP Aniaya Wartawan Terungkap Dalam Sidang Perdana

Menyikapi data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai pertumbuhan ekonomi yang terlihat baik, Sukri menekankan bahwa kenyataannya pertumbuhan ekonomi sedikit di atas satu persen. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya percepatan kegiatan agar penyerapan anggaran dapat optimal.

“Kita harus jujur ​​bahwa data dari BPS pertumbuhan ekonomi kita sangat bagus, padahal faktanya ekonomi kita hanya tumbuh satu persen lebih. Harus mempercepat kegiatan sehingga penyerapan anggaran bisa maksimal apapun fiskal harus jalan,” terangnya.

BACA JUGA  Bawaslu Tikep Tegaskan ASN Harus Netral dalam Pemilu
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah