Sejumlah desa juga telah mendapatkan pengesahan badan hukum koperasi dari Kementerian Hukum dan HAM RI, di antaranya Desa Falila, Morodadi, Yayasan, Loleo Jaya, Daruba, dan Tiley.
Pemda Morotai menargetkan akan menjadi salah satu daerah di Maluku Utara yang paling siap mendukung program nasional 80.000 KOPDes Merah Putih.
“Kami tidak ingin KOPDes hanya menjadi formalitas. Koperasi ini harus dikelola profesional, karena mengusung model pasar desa berbasis digital. Ini adalah instrumen penting untuk memperkuat ekonomi desa secara kolektif dan inklusif,” tutup Iwan. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!