“Bayangkan, hampir 2 tahun kami masyarakat Pulau Makian menghirup debu jalan. Masyarakat telah resah dengan kondisi ini, jadi pemerintah daerah harus memberi kepastian penyelesaian proyek jalan hotmix Pulau Makian,” ujarnya.
Sementara, Plt Kepala Dinas PUPR Halmahera Selatan, M. Idham Pora, mengatakan bahwa saat ini pihak rekanan kerja sudah mengajukan permintaan pencairan anggaran untuk progress pekerjaan 53 persen. Pencairan anggaran proyek inj telah diproses. Karena itu, ia mengklaim dalam waktu dekat sisa pekerjaan jalan hotmix yang panjangnya 2 kilometer lebih, segera dikerjakan.
“SPM-nya (Surat Perintah Membayar) sudah ada, ada kurang lebih Rp 900 juta yang dicairkan. Muda-mudahan minggu depan rekanan sudah mulai bekerja,” kata Idham di hadapan massa aksi.
Meski begitu, Idham tak bisa memastikan apakah nilai anggaran tersebut dapat menyelesaikan proyek jalan hotmix Pulau Makian atau tidak.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!