Akui Gubernur Tahan Anggaran, Sekprov Malut : Tak Ada Tendensi Apa-apa, Ini Soal Efisiensi

Sofifi, Maluku Utara – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) merespon desakan DPRD untuk tidak mengekang anggaran karena alasan efisiensi.

Sebelumnya, anggota DPRD Malut, Farida Djama, menyatakan pencekakan anggaran mengakibatkan penyerapan APBD provinsi masih di angka 11 persen. Hal ini diperparah lagi dengan kebijakan gubernur melakukan langkah penghematan dengan menahan anggaran sehingga berimbas pada kegiatan OPD.

BACA JUGA  Terbaru, Gubernur Sherly Lempar Sinyal Reshuffle Kabinet Pekan Ini

Selain itu, DPRD juga meminta penjelasan soal subsidi 50 persen untuk mudik termasuk pasar murah dan pendidikan gratis, hingga kejelasan utang pihak ketiga. 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah