Lukman juga mengungkapkan, peristiwa perselingkuhan seperti yang berkembang di medsos dan media massa itu tidak benar, karena hanya salah paham saja. Pihak dari Kifli Sahlan juga sudah mengklarifikasinya bahwa itu tidak betul.
“Mereka sama-sama sudah kembali tidak ada permasalahan lagi, cuma salah paham saja karena yang nama istri sih kalau cari suami begitu,” ungkapnya.
Lukman menjelaskan, menurut pengakuan Kifli Sahlan, saat dipergoki JAR di parkiran hotel, memang KS sedang menjemput seorang wanita. Namun wanita yang dimaksud itu adalah staf Bawaslu. KS bermaksud menjemput stafnya di hotel di bilangan Gamalama Ternate, untuk bekerja.
“Dia (Ketua Bawaslu) hanya jemput stafnya (V) karena ada beberapa pekerjaan yang mereka mau lakukan. Jadi istrinya cepat berpikir macam-macam,” kata Lukman.
Lukman menegaskan, tak ada lagi masalah karena keduanya sudah saling minta maaf yang didampingi kuasa hukum. “Dan sudah ada surat pernyataan yang isinya saling minta maaf saja,” sambungnya mengakhiri. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!