Para pejabat negara yang disebutkan menjadi aktor kecurangan Pilgub yaitu Mendagri Tito Karnavian, Pj Gubernur Malut Samsuddin Abdul Kadir dan Pj Sekda Malut Abubakar Abdullah.
Rais, salah satu orator mengatakan para leluhur negara ini berusaha menciptakan negara demokrasi dengan sebaik mungkin tapi kini para pejabat justru mengintervensi Pilkada di Malut.
Rais juga mengatakan mestinya penyelenggara Pilkada malu karena leluhur di negeri ini telah mati berulang kali untuk NKRI maka untuk itu jangan menjadi pengkhianat di negeri berjuluk Jazirah Al-Mulk ini.
“Karena itu tuntunan kami cuma satu yakni usut dan diskualifikasi Paslon 4 Serly-Sarbin dari Pemilihan Gubernur Maluku Utara Tahun 2024 karena bermain tidak adil dan bermain curang,” tegas Rais dari atas mobil yang dilengkapi sound system.
Rais mengingatkan jangan membiarkan uang menguasai Jazirah Tul Mulk karena negeri ini dibangun atas dasar semangat agar generasi Maluku Utara kedepan tidak lapar.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!