“Harapan kami agar lebih dipercepat karena kalau hilang sudah tentu kita tidak bisa mengakomodir lewat DAK, kita juga tahu kondisi APBD saat ini seperti apa,” ujar Farid.
Sekedar informasi, Pemprov Maluku Utara mendapatkan alokasi DAK fisik dari pemerintah pusat sebesar Rp 315 miliar yang tersebar di 7 OPD. Diantaranya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp 179.188.920.000, kemudian Rumah Sakit Umum Daerah Sofifi Rp 15.061.300.539, Rumah Sakit Jiwa Sofifi Rp 1.425.000.051, RSUD Chasan Boesoirie Ternate Rp 22.852.298.410, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rp 59.850.447.000, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Rp 31.391.884.000, dan Dinas Pertanian Rp 5.937.663.000. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!