Gabalil Hai Sua Didorong Jadi WBTB: Strategi Pemkab Mengunci Identitas, Menggerakkan Ekonomi Lokal

Sanana, Maluku Utara – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula mulai mengarahkan Festival Budaya Gabalil Hai Sua ke panggung nasional. Agenda tahunan yang selama ini hidup sebagai tradisi lokal itu kini didorong menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTB), sebuah status yang bukan hanya simbol pengakuan, tetapi juga pintu masuk bagi penguatan identitas sekaligus penggerak ekonomi daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Sula, Ismail Soamole, menegaskan bahwa proses pengusulan WBTB bukan perkara administratif semata. Ada tahapan ketat yang menuntut kelengkapan data, narasi sejarah, hingga bukti dokumentasi yang komprehensif.

BACA JUGA  Proyek KUA Rp 1,48 Miliar di Sula Belum Rampung, Dianggarkan Lagi pada 2026

“Gabalil Hai Sua ini akan kita ajukan sebagai Warisan Budaya Tak benda. Prosesnya melalui beberapa tahapan, sehingga sejak pembukaan sampai Pos I dan Pos II, kami terus melakukan pemantauan melalui drone dan dokumentasi lainnya sebagai syarat pengusulan,” kata Ismail kepada wartawan, Senin (4/5/2026).

Upaya dokumentasi yang dilakukan secara intensif mulai dari pembukaan hingga tiap pos perjalanan peserta menjadi bagian penting dalam menyusun argumentasi kultural yang akan diajukan ke pemerintah pusat. Dalam praktiknya, pengakuan WBTB mensyaratkan bukti bahwa tradisi tersebut hidup, diwariskan lintas generasi, dan memiliki makna sosial bagi komunitasnya.

BACA JUGA  Banjir Landa Kepulauan Sula, Ibu dan Anak Dilaporkan Meninggal

Ismail mengakui, proses ini tidak selalu berjalan mulus. Jika terdapat kekurangan dalam dokumen, pihaknya akan membuka ruang konsultasi dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian Hukum dan HAM.

Ia menegaskan bahwa pengusulan WBTB tidak dapat dilakukan secara sepihak oleh daerah. Karena itu, Dinas Pariwisata memastikan seluruh rangkaian kegiatan Gabalil Hai Sua terdokumentasi secara sistematis dan memenuhi standar nasional.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah