Daruba, Maluku Utara – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai mengungkapkan bahwa sebanyak 680 hektar lahan milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) di wilayah tersebut telah bersertifikat. Namun, di sisi lain, lebih dari 400 hektar lahan lainnya masih belum bersertifikat dan menjadi tuntutan untuk dikembalikan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Asisten II Setda Pulau Morotai, Ahdad Hi. Hasan, dalam rapat dengar pendapat bersama Bupati dan massa aksi di ruang pertemuan Bupati, Senin (4/5/2026).
“Dari lima titik tersebut diantaranya wilayah Bandara Leo Wattimena sampai ujung bandara, kemudian di dalam Markas Komandan TNI AU, lalu perumahan Guntur, lalu area Museum PD II dan area Tertonadi. Lima wilayah itu yang sudah di sertifikat oleh pihak TNI AU,” ungkap Ahdad.
Ia menjelaskan, lima titik tersebut mencakup total luasan sekitar 680 hektar yang telah memiliki sertifikat resmi. Sementara itu, terdapat lebih dari 400 hektar lahan lain yang hingga kini belum tersertifikasi.
“Jadi wilayah-wilayah yang belum di sertifikat itu sebagian kecil di area lapangan pantai atau kampung lama Desa Gotalamo, kemudian wilayah LOC di Desa Darame dan sekitarnya, dan Desa Wawama. Itu yang belum di sertifikat,” ujarnya.
Dalam pertemuan dengan pihak Kementerian Pertahanan, Pemerintah Daerah Pulau Morotai menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, meminta penyelesaian hak masyarakat atas lahan yang sudah bersertifikat oleh TNI AU.
“Tuntutan pertama bagi yang sudah di sertifikat tolong lahan tersebut masih ada hak masyarakat yang harus diselesaikan. Karena Bandara yang dibangun pada saat perang dunia kedua II di tahun 1942 itu, di atas perkebunan masyarakat dan di atas perkampungan lama Desa Gotalamo. Bukan di atas tanah TNI AU. Itu yang kami sampaikan dalam rapat tersebut,” kata Ahdad.
Kedua, pemerintah daerah meminta agar lahan yang belum bersertifikat segera dikembalikan kepada masyarakat.
“Kemudian tuntutan kedua yaitu bagi yang belum di sertifikat sebanyak 400 hektar lebih segera di kembalikan ke masyarakat,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!