Guncang Sepak Bola Nasional, Malut United Resmi Gandeng Raksasa Portugal Benfica

Haliyora.id, Sport – Malut United FC memperluas langkah pengembangan sepak bola usia dini dengan menggandeng klub Portugal, SL Benfica, untuk membangun akademi sepak bola di wilayah timur Indonesia. Kerja sama itu menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub dalam pembinaan talenta muda dari Maluku Utara dan kawasan timur Indonesia.

Pengumuman resmi kolaborasi tersebut dijadwalkan berlangsung saat Malut United menjalani laga kandang terakhir BRI Super League musim 2025-2026 melawan Persita pada Sabtu, 16 Mei 2026, di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.

Dua perwakilan manajemen Benfica dijadwalkan hadir dalam peresmian kerja sama itu, yakni Benfica International Business Manager Lourenco dos Reis Ferreira dan Benfica International Technical Coordinator Davide da Rocha Gomes.

Chief Operating Officer (COO) Malut United, Willem D. Nanlohy, mengatakan kerja sama dengan Benfica merupakan bentuk keseriusan klub dalam membangun fondasi sepak bola usia dini di Indonesia Timur.

BACA JUGA  Pertamina Patra Niaga Papua-Maluku Terus Pantau Distribusi Minyak Tanah di Morotai

“Kesepakatan Malut United dengan Benfica untuk membangun sepak bola usia dini perlu kami sampaikan kepada publik. Pemilik Malut United tergerak untuk semakin berkontribusi memberi kesempatan kepada anak-anak Indonesia, terutama di wilayah Maluku Utara,” ujar Willem.

Akademi yang dibentuk melalui kerja sama tersebut diberi nama Akademi Merah Putih. Menurut Willem, nama itu dipilih sebagai simbol komitmen terhadap pembinaan generasi muda sepak bola nasional, khususnya di kawasan yang selama ini dinilai belum mendapatkan perhatian maksimal.

Peserta akademi akan difokuskan pada kelompok usia 7 hingga 9 tahun. Prioritas utama diberikan kepada anak-anak yatim piatu di Maluku Utara, kemudian Maluku dan Papua.

“Usia tersebut adalah fase terbaik untuk memperkenalkan sepak bola,” kata Willem.

Benfica dipilih karena dikenal sebagai salah satu klub dengan sistem pembinaan usia dini terbaik di dunia. Klub asal Portugal itu memiliki reputasi panjang dalam melahirkan pemain-pemain top Eropa melalui akademinya.

BACA JUGA  Kemenag Sula Soroti Proyek MTs Buya: Gedung Selesai, Upah Pekerja Belum Beres

Kerja sama kedua pihak berlangsung selama lima tahun. Dalam program tersebut, Benfica akan menempatkan dua pelatih asal Portugal untuk tinggal dan mendampingi para siswa akademi di training camp Malut United di Ternate.

Selain melatih teknik sepak bola, para pelatih juga akan memantau perkembangan keseharian peserta, termasuk pola makan, pendidikan karakter, hingga kedisiplinan hidup.

Malut United juga menekankan aspek pendidikan agama dalam konsep akademi tersebut. Willem menyebut Akademi Merah Putih dirancang tidak hanya untuk mencetak pesepak bola, tetapi juga membangun karakter generasi muda.

“Selain semuanya gratis, salah satu keunikan Akademi Merah Putih adalah penguatan di bidang pendidikan agama. Ibarat pesantren sepak bola, kami yakin dengan iman yang baik dan fondasi sepak bola yang kuat mereka punya kesempatan hidup yang lebih baik di kemudian hari,” kata mantan gelandang PSA dan Persebaya itu. (Riv/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah