Kemenag Sula Soroti Proyek MTs Buya: Gedung Selesai, Upah Pekerja Belum Beres

Sanana, Maluku Utara – Proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pembangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Buya di Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, menuai persoalan.

Proyek melalui program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dengan nilai anggaran lebih dari Rp1 miliar itu dilaporkan telah rampung secara fisik. Namun hingga kini, pihak kontraktor diduga masih meninggalkan tunggakan pembayaran kepada sejumlah pekerja dan pemasok material.

BACA JUGA  Protes Larangan Kapal Luar Melaut di Sula, Nelayan Geruduk Kantor Bupati

Informasi yang dihimpun menyebutkan, total tunggakan yang belum dibayarkan mencapai puluhan juta rupiah. Rinciannya, pembayaran upah pekerja dan material sebesar Rp 27.130.000. Selain itu, upah kepala pekerja atau bas dilaporkan mencapai sekitar Rp 45 juta.

Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sula, Muksin Pawah, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti persoalan tersebut.

BACA JUGA  Proyek Rp 1 Miliar MTS Buya Dipalang Warga, Upah Pekerja dan Material Puluhan Juta Belum Dibayar

Menurut Muksin, sebagai pejabat yang membidangi pendidikan madrasah, dirinya tidak hanya memiliki tanggung jawab administratif tetapi juga tanggung jawab moral untuk membantu mencari solusi.

“Saya sudah menghubungi Kepala Madrasah, Mursalin Poho, dan memerintahkan agar segera menginventarisir nama-nama pekerja yang belum menerima upah serta material apa saja yang belum dibayar,” kata Muksin saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah