Haliyora.id, Sport – Malut United datang ke markas PSIM Yogyakarta dengan membawa motivasi tinggi sekaligus misi balas dendam setelah takluk dengan skor 0-2 dalam laga pekan ke-4 BRI Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Kie Raha (GKR) Ternate, Sabtu (30/8/2025).
Duel PSIM melawan Malut United akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5/2026).
Tim berjuluk Laskar Kie Raha itu tengah berada dalam performa terbaik setelah membukukan dua kemenangan beruntun pada laga terakhir. Kepercayaan diri skuad meningkat drastis usai membantai PSBS Biak dengan skor 7-0 dan menekuk Persis Solo 5-2.
Perwakilan pemain Malut United, Tri Setiawan, memastikan seluruh pemain siap menjalankan strategi tim demi menjaga tren positif tersebut.
“Semua pemain siap menjalankan game plan untuk pertandingan besok. Kami bertekad mempertahankan tren positif,” ujar Tri dalam konferensi pers jelang pertandingan, Sabtu (9/5/2026).
Menurut dia, kemenangan dalam dua laga terakhir menjadi suntikan motivasi besar bagi skuad Malut United untuk kembali meraih poin penuh di kandang Laskar Mataram.
“Saya dan rekan-rekan akan berjuang mengerahkan seluruh kemampuan pada pertandingan besok. Semoga kami bisa kembali meraih hasil terbaik,” kata Tri.
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menilai kebangkitan timnya tidak lepas dari meningkatnya mental bertanding para pemain setelah melewati periode sulit dalam lima laga sebelumnya tanpa kemenangan.
“Hasil positif dari dua pertandingan terakhir sedikit banyak mengangkat mental dan kepercayaan diri pemain. Semoga kami bisa terus berada di jalur kemenangan hingga akhir musim,” ujar Hendri.
Meski demikian, Hendri menegaskan PSIM tetap tidak boleh dipandang sebelah mata. Apalagi, laga kandang bisa menjadi momentum kebangkitan bagi Laskar Mataram yang tengah mengalami penurunan performa.
Dalam 14 pertandingan terakhir, PSIM hanya mampu meraih satu kemenangan. Bahkan, tim asuhan Jean-Paul van Gastel belum pernah menang dalam tujuh laga kandang terakhir dengan catatan empat imbang dan tiga kekalahan.
Saat ini PSIM berada di posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin hasil dari sembilan kemenangan, 12 hasil imbang, dan 10 kekalahan. “Kami tetap tidak boleh menganggap remeh PSIM. Saya tekankan kami akan tetap berjuang 100 persen dan fokus untuk mewaspadai kebangkitan lawan,” tutur Hendri.
Bagi Malut United, pertandingan ini memiliki arti penting dalam persaingan papan atas klasemen. Tim asal Maluku Utara itu kini berada di posisi kelima dengan raihan 52 poin.
Mereka hanya terpaut satu poin dari Dewa United di posisi keempat dan unggul satu angka atas Persebaya Surabaya di posisi keenam.
“Kami akan bertarung untuk memperebutkan posisi empat besar melawan sejumlah tim pesaing seperti Persebaya dan Dewa United. Semoga hal itu dapat terealisasi di akhir musim nanti,” pungkas Hendri. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!