Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) periode 2013-2013 ini juga mengajak semua pihak untuk ramai-ramai menonton film Lafran. Bahkan kegiatan nonton bareng film Lafran juga bisa menjadi penguat untuk keluarga besar HMI.
“Special screening ini bukan hanya sekedar ajang nonton bareng, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi bersama sebagai penguat kekeluargaan hijau hitam,” ucapnya.
Sementara, Pj Gubernur Maluku Utara Samsuddin A Kadir menambahkan bahwa melalui film Lafran inj, bisa menjadi pembelajaran tentang perjuangan sosok pemuda Islam di zaman awal kemerdekaan.
“Luar biasa, ini pembelajaran bagi kita semua, dimana masa perjuangan kemerdekaan mempertahankan negara Indonesia, beliau (Lafran) bisa membentuk organisasi yang sangat besar,” ucap Samsuddin.
Syamsuddin menjelaskan, perjuangan Lafran membangun organisasi HMI di masa awal kemerdekaan tidaklah mudah. “Di masa itu membentuk HMI itu bukan sesuatu hal yang mudah. Pertama beliau (Lafran) harus berhadapan dengan kelompok nasional yang ekstrim dan kelompok Islam yang ekstrim dan kemudian bisa membentuk suatu himpunan mahasiswa yang luar biasa yang nasionalis dan Islami itu,” sambung Samsuddin.
Ia mengajak masyarakat untuk sama-sama menonton film LAFRAN. Menurutnya, film LAFRAN bisa memberikan motivasi dan inspirasi kepada para anak muda tentang semangat perjuangan untuk membangun bangsa dan negaranya.
“Mari kita menonton. Film ini sangat penting. Film ini bisa beri motivasi untuk kita bisa menjadi orang yang berguna. Sangat menyesal jika tidak menonton,” harapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!