Iya, selain tidak tanda tangan berita acara administrasi pemeriksa hasil pekerjaan pengadaan barang alkes satu unit cold storege di RS Pratama. Tiba-tiba ada oknum yang sengaja tiru tanda tangan saya demi keperluan pencairan di dinas keuangan
Muhammad Syahrani (Bendahara Barang Dinkes Halsel)
Labuha, Maluku Utara- Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan, HY alias Halid diduga meniru tanda tangan oknum tim pemeriksa hasil pekerjaan tahun anggaran 2023.
Pasalnya, pengadaan alat kesehatan (Alkes) berupa satu unit cold storege RS Pratama Pulau Makian dianggarkan sebesar Rp 800 juta tidak diketahui bendahara barang yakni Muhammad Syahrani yang juga tim pemeriksa.
Hal ini diungkapkan bendahara barang Dinkes Halsel, Muhammad Syahrani saat ditemui Haliyora.id, Jum’at (8/12/2023).
Syahrani mengaku tidak mengetahui pengadaan barang berupa cold storege RS Pratama bahkan berita acara administrasi pemeriksa kegiatan yang dimaksud juga tidak pernah ditandatanganinya.
“Iya, selain tidak tanda tangan berita acara administrasi pemeriksa hasil pekerjaan pengadaan barang alkes satu unit cold storege di RS Pratama. Tiba-tiba ada oknum yang sengaja tiru tanda tangan saya demi keperluan pencairan di dinas keuangan (BPKAD),” ungkapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!