Oknum PPK di Dinkes Halsel Diduga Palsukan Tanda Tangan Bendahara Demi Cairkan Uang

Atas dugaan ini, Syahrani lantas mengecam tindakan oknum yang sengaja merekayasa tanda tangannya dalam berita acara administrasi pemeriksa hasil pekerjaan pengadaan barang tahun anggaran 2023 itu.

“Prinsipnya, berita acara administrasi pemeriksa hasil pekerjaan tidak pernah saya tanda tangani dokumennya. Kalau ada oknum nakal yang tanda tangan mengatasnamakan saya dipastikan diproses hukum, karena saya merasa dirugikan,” tegasnya. 

BACA JUGA  Rizal Marsaoly : Rencana Pembangunan RSUD Ternate Gunakan Skema KPBU, Tak Bebani APBD

Untuk memastikan persoalan ini, ketua tim pemeriksa Dinkes Halsel Gamal Hi. Kadir yang dikonfirmasi Haliyora.id mengakui terlibat menandatangani berita acara dokumen pemeriksa hasil pekerjaan pengadaan barang (Alkes) yang dimaksud. 

“Memang saya ketua tim pemeriksa hasil pekerjaan pengadaan barang alkes berupa satu unit cold storege milik RS Pratama pulau Makian, tapi soal tanda tangan milik Muhmmad Syahrani yang dipersoalkan bersangkutan tidak diketahui. Karena yang antar berita acara itu HY selaku PPK,” akuinya. 

BACA JUGA  Dirut RSUD Ir. Soekarno Morotai Target Utang Obat Tuntas Tahun Depan

Sementara itu, PPK Dinkes Halsel Halid Hi. Yusuf alias HY, orang yang disebut-sebut diduga merekayasa tanda tangan bendahara barang Dinkes Halsel mengatakan, pengadaan alkes RSP Pulau Makian fisiknya sudah ada di lokasi. 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah