Berikut kenalilah 4 jenis pelanggaran penggunaan listrik PLN;
1. Pelanggaran Golongan I (P-I)
Ia menjelaskan, pelanggaran ini yakni pelanggaran yang mempengaruhi batas daya. Contoh pelanggaran jenis ini yakni memperbesar ukuran Miniature Circuit Breaker (MCB) pada meteran listrik sehingga daya listrik pelanggan lebih besar dibanding dengan daya langganannya.
2. Pelanggaran Golongan II (P-II)
Pelanggaran jenis ini yakni pelanggaran yang mempengaruhi pengukuran listrik pada kWh meter. Contoh tindakan yang termasuk pelanggaran ini adalah memperlambat putaran meteran.
3. Pelanggaran golongan III (P-III)
Pelanggaran ini yakni pelanggaran yang mempengaruhi batas daya dan pengukuran energi. Contoh pelanggaran tersebut adalah menyambung langsung ke instalasi pelanggan tanpa melalui pengukuran dan tanpa pembatas daya.
4. Pelanggaran golongan IV (P-IV)
Makna dari pelanggaran ini yakni pelanggaran yang dilakukan oleh bukan pelanggan. Contoh dari pelanggaran tersebut yakni mengambil listrik secara langsung dari jaringan PLN secara tidak sah (nyantol) untuk keperluan yang tidak teregister ke PLN.
“Jika pelanggan terbukti melakukan pelanggaran listrik seperti yang disebutkan di atas, bisa dikenakan sanksi berupa pemutusan sementara, pembongkaran rampung, pembayaran tagihan susulan hingga pembayaran biaya PT2L lainnya,” tuturnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!