Sanana, Maluku Utara – Pemerintah Desa Kabau Laut, Kecamatan Sulabesi Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, menyambut positif penetapan wilayah mereka sebagai lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Program yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan di desa tersebut.
Adapun lima desa di Kepulauan Sula ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih oleh Pemerintah Pusat. Selain Kabau Laut, empat desa lainnya antara lain, Kabau Darat, Malbufa, Bajo, dan Waiboga.
Kepala Desa Kabau Laut, Murid Umamit mengatakan, pemerintah desa bersama masyarakat merasa antusias atas perhatian pemerintah pusat terhadap wilayah pesisir di Kepulauan Sula.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Kabau Laut bersama seluruh masyarakat sangat antusias menerima kunjungan penetapan Kampung Nelayan Merah Putih oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula melalui Dinas Kelautan dan Perikanan,” kata Murid kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).
Menurut Murid, tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Sula telah melakukan survei topografi sebagai bagian dari tahapan penetapan lokasi program.
Ia menjelaskan, program tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat dalam penguatan ekonomi masyarakat pesisir dan sektor perikanan tangkap.
Pemerintah desa berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih nantinya dapat menghadirkan infrastruktur penunjang aktivitas nelayan, memperlancar distribusi hasil tangkapan, hingga meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir.
“Kami berharap program ini dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan nelayan di desa kami sebagai bagian dari upaya perbaikan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga berharap proses penetapan lokasi dan tahapan pembangunan dapat segera direalisasikan agar manfaat program cepat dirasakan nelayan setempat.
Murid menambahkan, keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih diyakini dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Kepulauan Sula.
Pemerintah desa turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, dan pemerintah pusat atas perhatian terhadap pengembangan kawasan pesisir di wilayah tersebut.
“Harapan kami progres pembangunan bisa segera dijalankan sehingga aktivitas nelayan semakin lancar dan pendapatan nelayan dapat meningkat pada masa mendatang,” imbuhnya. (RMT)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!