Menurut Zulkifli, dengan sisa waktu masa jabatan enam (6) bulan ini, gubernur perlu memikirkan agar bisa membayar utang daerah seperti utang RS CB sebesar Rp 60 miliar lebih, utang obat-obatan Rp 43 miliar dan utang TTP Nakes Rp 19 miliar lebih.
“Daripada gubernur sibuk gonta-ganti kabinet lebih baik gubernur fokus membayar utang dan menyelesaikan masalah RSUD Chasan Boesoirie,” kata Zulkifli.
Menurut mantan Ketua Komisi III ini, jika masalah ini tidak diselesaikan maka dipastikan muncul persoalan baru.
“Apakah sudah tidak ada cara untuk kita selesaikan, oleh sebab itu saya meminta selesai paripurna gubernur kumpul dewan pengawas RSCB untuk mencari skemanya, apakah harus diselesaikan dengan waktu tiga bulan ataukah dengan waktu enam bulan sehingga tidak terjadi utang bawaaan tahun 2024,” tukasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!