Ini sebenarnya yang harus menjadi fokus Pemprov Malut karena ini merupakan masalah mendasar dan paling urgen, bukan mengutak-atik pejabat
Zulkifli Umar (Anggota Komisi III DPRD Malut)
Sofifi, Maluku Utara- Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba diminta tidak mengutak-atik kabinet di sisa masa jabatannya.
Hal ini disentil anggota DPRD Malut saat pada saat rapat paripurna di gedung DPRD, Senin (10/7/2023).
Seperti anggota Komisi IV, Alan Kubais. Dia meminta gubernur agar fokus menyelesaikan sejumlah masalah mendasar seperti masalah pendidikan dan kesehatan termasuk juga gaji guru honorer daerah yang belum dibayar, masalah TPP Nakes RS Chasan Boesoirie (CB) yang ditunggak tujuh bulan, dari pada sibuk mengevaluasi pejabat eselon II ,III dan IV.
“Ini sebenarnya yang harus menjadi fokus Pemprov Malut karena ini merupakan masalah mendasar dan paling urgen, bukan mengutak-atik pejabat,” sentil Ruslan.
Hal yang sama juga disesalkan oleh anggota Komisi III DPRD Malut, Zulkifli Umar.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!