Daruba, Maluku Utara- Air terjun Nakamura, salah satu obyek wisata andalan di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, kini kondisinya sangat memprihatinkan.
Pasalnya, spot yang dulunya menjadi ikon wisata terpopuler di Desa Nakamura, Kecamatan Morotai Selatan, kini tampak tak seindah dulu lantaran air terjunnya sudah mengering.
Mengeringnya air terjun Nakamura menurut warga sekitar, disebabkan karena adanya aktivitas penambangan emas ilegal yang berada di hulu sungai area hutan air terjun Nakamura.
“Kami menduga berkaitan dengan aktivitas tambang ilegal di hulu sungai sehingga airnya mengering,” ungkap salah seorang warga yang ditemui wartawan, Rabu (21/6/2023).
Diketahui, air terjun ini memiliki tinggi sekitar 11 meter dan lebarnya antara 8-9 meter. Air terjun Nakamura dikelilingi hutan, airnya jernih dan tidak dalam sehingga pengunjung bisa mandi dan menyelam di sini.
Di lain sisi, hilangnya keindahan air terjun tersebut juga membuat sejumlah pengunjung baik dalam daerah maupun di luar daerah Morotai bertanya-tanya.
“Sebenarnya air terjun itu awalnya tidak kering seperti ini, bahkan dari dulu, setahu kami air terjun Nakamura tidak pernah mengering ini,” ungkap Shara, salah satu pengunjung yang berasal dari Desa Gotalamo.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!