Tak puas sampai disitu, Wahida lantas bertanya ke warga sekitar soal apa yang dilihatnya itu. Menurut pengakuan warga kata Wahida, mengeringnya air terjun Nakamura karena dampak dari aktivitas tambang ilegal di hulu sungai.
“Saya dan teman-teman lalu bertanya-tanya di warga Desa Nakamura, menurut mereka bahwa itu karena ada penambahan emas di area hutan. Itu yang mereka sampaikan kepada kami,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pulau Morotai, Sitti Samiun Maruapey yang dikonfirmasi wartawan terkait adanya tambang ilegal di sekitar air terjun Nakamura mengaku belum mengetahui persis keberadaanya.
“Terkait dengan penambangan emas di Desa Nakamura, memang saya pernah turun survei untuk mengecek lokasi penambangan emas yang ada di Desa Nakamura tapi belum dapat lokasi penambangan,” akunya.
Menurut Sitti, untuk menemukan lokasi tambang medannya cukup sulit dan membutuhkan waktu sekitar 4 jam dengan berjalan kaki.
“Saya juga pernah dengan bupati jalan-jalan kesana, tapi kami tidak dapat lokasinya, sehingga kami langsung balik,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!