Sementara kami sudah mengumpulkan SK pergantian Nurmala, tinggal ditandatangani Bupati. Setelah ada Kepsek baru, anggaran itu kami serahkan.
Maulana Usia (Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Sula)
Sanana, Maluku Utara– Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Sula (Kepsul), Maulana Usia dilaporkan menahan anggaran operasional salah satu sekolah di kabupaten tersebut.
Setelah mencairkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMP Negeri 4 Satap Mangoli Utara Timur, Maulana justru menahan anggaran tersebut. Akibatnya, pihak SMPN 4 Satap dilaporkan kesulitan membiayai sejumlah kegiatan sekolah.
Hal itu diungkap langsung kepala sekolah (Kepsek) sekolah itu, Nurmala, ketika menghubungi Haliyora.id, Rabu (19/04/2023).
Nurmala menceritakan, saat itu ia dan salah satu stafnya atas nama Nafsan Gelamona mencairkan anggaran BOS sebesar 48,9 juta rupiah. Akan tetapi uang yang sudah dicairkan itu tidak diserahkan kepada dirinya.
“Karena sudah ada komunikasi antara Maulana Usia selaku Plt. Kadis bersama staf saya itu. Setelah cair, Nafsan keluar dan kami pulang. Namun saya tidak tahu kalau anggarannya sudah dicairkan dan sudah ada perintah dari Kadis ke staf saya untuk uangnya tidak diserahkan kepada saya selaku kepala sekolah,” ujar Nurmala.
Kemudian, lanjut Nurmala, ketika dirinya bertanya baik ke Nafsan, malah mengatakan untuk tanya ke Kadis.
“Begitupun sebaliknya. Saya pun bingung. Kok kadis malah tahan anggaran dana BOS,” sesalnya.
Menurut Nurmala, mestinya anggaran tersebut diserahkan ke pihak sekolah sehingga sekolah bisa membiayai sejumlah kebutuhan.
“Ada beberapa utang sekolah yang harus diselesaikan oleh kami. Kadis tidak boleh seperti itu. Notanya juga saya sudah serahkan ke pihak yang memberi utang,” ujarnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!