Sofifi, Maluku Utara – Perkembangan teknologi robotik dan otomatisasi mulai mendapat ruang serius di lingkungan pendidikan menengah di Maluku Utara. SMA Negeri 2 Kota Ternate menggelar Expo dan Camp Robotik yang mempertemukan pelajar SMA dan SMK, akademisi, serta pegiat teknologi dalam satu forum pembelajaran berbasis sains dan inovasi, Senin (19/5/2026).
Kegiatan itu dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah. Hadir pula unsur perguruan tinggi, termasuk Fakultas Teknik Universitas Khairun (Unkhair), serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Abubakar menyoroti laju perkembangan otomatisasi dan robotik yang dinilai telah mengubah pola kerja manusia di berbagai sektor. Menurut dia, teknologi kini bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan mulai mengambil alih sebagian fungsi manusia dalam layanan publik maupun industri.
“Drone tanpa awak sekarang mampu bermanuver dengan tingkat presisi tinggi untuk berbagai kepentingan. Bahkan di kota-kota besar, sejumlah layanan publik mulai dijalankan oleh sistem otomatis dan robot,” kata Abubakar.
Ia menilai perubahan tersebut harus dibaca dunia pendidikan sebagai peluang untuk menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Di tengah hilangnya sejumlah pekerjaan konvensional, kata dia, akan muncul profesi-profesi baru yang bertumpu pada robotik, kecerdasan buatan, dan pendekatan STEM atau Science, Technology, Engineering, and Mathematics.
Karena itu, Abubakar mengapresiasi langkah SMA Negeri 2 Ternate yang menginisiasi lomba dan expo robotik di tingkat sekolah menengah. Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bentuk keberanian institusi pendidikan dalam merespons arah perubahan global.
“Ini bukan sekadar lomba biasa. Ini langkah visioner yang menunjukkan sekolah mampu membaca masa depan,” ujarnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!