Daruba, Maluku Utara – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Pulau Morotai berencana memanggil seorang guru berinisial SH serta kepala SMP Negeri 7 Pulau Morotai. Pemanggilan ini menyusul laporan sejumlah orang tua murid yang mempertanyakan ketidakhadiran guru tersebut dalam kegiatan belajar mengajar.
Sejumlah wali murid mengaku resah lantaran guru yang bersangkutan disebut tidak mengajar selama hampir dua minggu.
“Dia (SH) keluar daerah sampai tidak mengajar lagi. Bahkan anak-anak kami juga bertanya-tanya ibu SH itu kapan dia mengajar. Soalnya hampir dua minggu ini yang bersangkutan tidak mengajar di mata pelajarannya lagi,” ungkap salah satu orang tua wali murid yang meminta namanya tidak disebutkan, Selasa (12/5/2026).
Keluhan serupa juga disampaikan wali murid lainnya yang menilai ketidakhadiran tersebut mengganggu proses belajar siswa. “Kalau bisa pihak sekolah dan dinas pendidikan berikan teguran kepada Ibu SH. Soalnya sudah hampir dua minggu ini dia tidak masuk di jam mata pelajarannya,” ujarnya.
Sejumlah wali murid bahkan menyoroti aktivitas SH di media sosial yang diduga memperlihatkan keberadaannya di luar daerah.
“Ini bukan soal suka tidak suka, atau istilah iri hati ya, bukan begitu. Tapi yang kami lihat itu, ibu SH hanya berliburan di luar daerah. Sebagaimana dalam postingan di Facebooknya itu, yang bersangkutan hanya jalan-jalan. Itu yang harus dipertanyakan,” kata mereka.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Morotai, Ansar Tibu, menegaskan pihaknya akan memanggil guru bersangkutan dan kepala sekolah.
“Saya sudah perintahkan Tata Usaha untuk membuat surat panggilan kepada yang bersangkutan besok. Jadi besok yang bersangkutan akan dipanggil, termasuk kepala sekolah juga dipanggil karena tidak ada pemberitahuan kepala sekolah ke dinas terkait oknum guru tersebut,” tegas Ansar.
Ia juga mengaku baru menerima informasi tersebut dan menilai ada kelalaian komunikasi dari pihak sekolah.
“Saya baru dapat informasi hari ini, karena Kepsek juga tidak memberikan informasi itu ke saya. Meski demikian, pihaknya akan memanggil guru inisial SH,” ujarnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!