Menanggapi tudingan tersebut, SH membantah dirinya mangkir dari tugas maupun berlibur ke luar daerah. Ia menyebut keberangkatannya untuk mendampingi suami yang menjalani tindakan medis.
“Suami saya ada operasi kecil, makanya saya dampingi dia (suami) keluar daerah,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan tetap menjalankan kewajiban mengajar meski sedang mendampingi keluarga. “Itu tidak benar, yang jelas saya tetap jalankan tugas sebagai guru. Apalagi ini sudah dekat ujian semester, jadi saya tetap jalankan tugas utama,” katanya.
SH juga menyebut telah mengajukan izin resmi kepada kepala sekolah. “Saya sudah izin ke Kepsek untuk dampingi suami. Jadi tidak ada tujuan untuk hiburan di luar daerah. Sekali lagi tidak,” tegasnya.
Sementara Kepala SMP Negeri 7 Pulau Morotai, Ilham Muhlis, membenarkan bahwa SH telah mengajukan izin resmi.
“Izinnya ada, dengan alasan bahwa yang bersangkutan dampingi suami untuk berobat atau beroperasi di luar daerah,” jelas Ilham.
Namun, Ilham mengakui adanya miskomunikasi terkait durasi izin tersebut. “Bukan satu bulan, tapi hanya satu minggu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan kembali memeriksa dokumen izin yang dimaksud. “Nanti saya cek surat izin kemarin ya, soalnya saya masih di luar. Nanti sudah di rumah baru saya infokan lagi,” katanya. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!