Tidore, Maluku Utara – Upaya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah kembali diperkuat melalui penjajakan awal pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I Tahun Akademik 2026/2027 oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun bersama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kota Tidore Kepulauan itu menjadi langkah awal penyelarasan program pengabdian mahasiswa dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya melalui skema KKN Tematik Literasi dan KKN Reguler.
Dari pihak Universitas Khairun, hadir Sekretaris LPPM Unkhair Prof. Dr. Hamidin Rasulu, S.Tp., M.P, Ketua P2KM Nurdin I. Muhammad, S.E., M.Si, Ketua KKN Tahap I Dr. Aziz Hasyim, S.E., M.Si, serta Kasubag Umum LPPM M. As’ad Jamil. Sementara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan diwakili Sekretaris Daerah Ir. Hi. Ismail Dukomalamo, M.Si bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan program KKN mahasiswa Universitas Khairun sebagai bagian dari penguatan pembangunan daerah berbasis kolaborasi akademik.
“Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyampaikan dukungan positif terhadap pelaksanaan program KKN sebagai bagian dari penguatan kolaborasi pembangunan daerah melalui pengabdian mahasiswa,” kata Sekretaris LPPM Unkhair, Prof. Dr. Hamidin Rasulu.
Menurut Hamidin, program KKN tidak hanya menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa, melainkan juga sarana kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial dan pembangunan.
“Jadi KKN ini hanya menjadi media pembelajaran, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Maluku Utara,” ujar Prof. Hamidin.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ir. Hi. Ismail Dukomalamo menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan KKN Tahap I Universitas Khairun di berbagai wilayah yang telah disiapkan.
“Jadi sebagai pemerintah daerah kami sangat mendukung,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah telah menyiapkan sekitar 40 lokasi yang akan menjadi titik pelaksanaan KKN mahasiswa Universitas Khairun.
“Lokasi-lokasi tersebut nantinya akan menjadi titik pelaksanaan program KKN Tematik Literasi maupun KKN Reguler yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ucap Sekda.
Melalui penjajakan awal ini, Universitas Khairun dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan diharapkan mampu membangun sinergi yang lebih kuat dalam mendukung pengabdian kepada masyarakat, peningkatan literasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan pembangunan daerah berbasis kolaborasi akademik.
“Harapannya terbangun sinergi yang lebih kuat antara Universitas Khairun dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam mendukung program pengabdian kepada masyarakat, peningkatan literasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan pembangunan daerah berbasis kolaborasi akademik,” pungkasnya. (Redaksi)
