Wawan dalam orasinya mengatakan, aksi yang dilakukan ini merupakan aksi damai. Namun apabila terjadi saling dorong antara massa aksi dan petugas keamanan dalam hal ini Satpol PP, itu hal biasa dalam gerakan.
“Aksi ini, aksi damai, jadi ada massa aksi yang buat gerakan kemudian terjadi saling dorong itu merupakan psikologi gerakan, jadi tidak perlu takut,” kata Wawan.
Dalam orasinya, Wawan menyatakan sikap dan menuntut agar, dermaga Hiri wajib tuntas tahun 2023.
“Pemkot harus jelaskan transparansi penggunaan anggaran pembangunan Dermaga Hiri khususnya anggaran APBD Induk 2022 senilai 2.9 miliar rupiah,” ujarnya. (RUL-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!