Pleno 5 PPK, Muhdi-Gazali Butuh 6 Ribu Dukungan

  • Whatsapp
Pleno 5 PPK, Muhdii-Gazali Butuh 6 Ribu Dukungan (foto: Jainudin/Haliyora.com)

Ternate, Haliyora.com

Lima Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota Ternate, Senin (17/08/2020), secara serentak menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dukungan bakal pasangan calon perseorangan dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020 di tingkat Kecamatan.

Bacaan Lainnya

Pleno yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) masing-masing Kecamatan. Pleno tersebut dihadiri Komisioner KPU Kota Ternate, Panwascam, PPS Kecamatan dan Leasing Officer (LO) Pasangan calon perseorangan.

Lima PPK itu adalah PKK Ternate selatan, Ternate Utara, Ternate Tengah,Ternate Barat, dan Ternate Pulau. Tiga kecamatan lainnya yakni Kecamatan Pulau Hiri, Moti dan Batang Dua akan dilanjutkan hari ini, Selasa (18/08/2020) .

Anggota Komisioner KPU Kota Ternate Suleman Patras, saat ditemui di Kantor Camat Ternate Utara membenarkan digelarnya pleno rekapitulasi hasil Verfak perbaikan dukungan paslon jalur perseorangan tingkat kecamatan itu.

“Ini masih dalam kota Ternate, untuk pleno Rekapan dukungan calon walikota dan wakil walikota jalur perseorangan belum selsai. Rencananya besok (hari ini,red) kita lanjutkan rekap di Moti, Hiri dan Batang Dua,”kata Suleman, di kantor PPK Ternate Utara, Senin (17/08/2020).

Sementara hasil pleno rekapitulasi verfak perbaikan dukungan paslon perseorangan di lima PPK tersebut diketahui hanya 3.925 dukungan yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) sedangkan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 4.927.

Rinciannya adalah Ternate Selatan dengan jumlah dukungan yang diverifikasi sebanyak 4.052, Yang Tidak memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 2.255 sedangkan yang Memenuhi Syarat (MS) sebanyak 1.797.

Ternate Tengah hanya dimasukkan data dukungan Memenuhi Syarat sebanyak 931. Data akhir dukungan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) tidak dimasukkan.

Untuk Ternate Utara, total dukungan KTP perbaikan kedua berjumlah 2.805 dan yang Memenuhi Syarat (MS) 775 sedangkan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 2.030 dukungan.

Sementara untuk Kecamatan Ternate Pulau, jumlah dukungan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 227, Memenuhi Syarat (MS) 335 dari data B1 KWK yang diverfak sebanyak 562 dukungan.

Sedangkan Kecamatan Ternate Barat, dengan jumlah B1 KWK 432. yang Memenuhi Syarat (MS) hanya 67, sementara Tidak Memenuhi Syarat sebanyak 365.

Dengan demikian total dukungan lima kecamatan tersebut yang Memenuhi Syarat (MS) sebanyak 3.925 sedangkan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 4.927. Masih ada tiga kecamatan yang belum melakukan pleno rekapitulasi yakni Kecamatan Moti, Pulau Hiri dan Batang Dua.

Komisoner KPU Kota Ternate, Suleman Patras mengatakan, hasil pleno itu akan disampaikan ke KPU. “Hasil rekapan tingkat PPK ini nantinya diserahkan ke KPU,“ujar Soleman.

Sementara, Ketua Panwas Kecamatan Ternate Selatan, Iskar Hukum, yang hadir mengawasi jalannya pleno ini menyampaikan bahwa Pleno rekapitulasi ini sudah sesuai dengan aturan walaupun tidak ada catatan dari Panwascam soal teknis pelaksanaan verifikasi faktual dari PPS.

Dikatakannya, dalam pleno tersebut tidak ada perbedaan data antara PPS, Panwas dan Tim Penghubung (LO)

“PPS saat membacakan hasil verfak perbaikan dukungan calon perseorangan tidak terdapat perbedaan data antara PPS , Panswan dan Tim Penghubung,” kata Iskar.

Diketahui, Berdasarkan Pasal 41 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota bagi bakal pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur yang menggunakan jalur perseorangan harus mengumpulkan dukungan minimal 10 persen jika DPT mencapai 2 juta jiwa; 8,5 persen untuk DPT antara 2-6 juta jiwa; 7,5 persen untuk DPT mencapai 6 juta-12 juta jiwa; 6,5 persen untuk DPT di atas 12 juta jiwa.

Pada Pilwako Ternate tahun 2020, pasangan calon Independen (perseorangan) harus mengantongi dukungan pemilih minimal 12 ribu lebih. Dukungan itu secara fisik berupa pernyataan tertulis dan KTP yang dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU.

Diketahui, pada Verifikasi Faktual tahap pertama, psangan Muhdi-Gazali menyerahkan puluhan ribu dokumen dukungan. Namun setelah diverfak, hanya 7.000 lebih dokumen dukungan dinyatakan memenuhi syarat (MS), sehingga diberikan waktu selama tiga hari untuk melengkapi dukungan yang masih kurang sebanyak 5.000 lebih.

Sesuai peraturan KPU, Muhdi-Gazali harus melengkapi kekurangan dukungannya dua kali lipat atau sebanyak 10 ribu lebih dalam waktu tiga hari.

Dalam waktu tiga hari itu Muhdi-Gazali berhasil mengumpulkan tambahan dukungan sebanyak 14.897. Jumlah itu kemudian dimasukkan ke Silon KPU dan hanya 13.748 dukungan yang Memenuhi Syarat (MS) administrasi.

Untuk sementara, pada verifikasi administrasi (Vermin) dokumen dukungan tambahan (perbaikan) yang disampaikan Pasangan perseorangan tersebut sudah melebihi target. Namun penentuan lolos tidaknya Muhdi-Gazali harus menunggu hasil verifikasi faktual.

Dan seperti dikemukan di atas, Hasil pleno rekapitulasi lima PPK yang digelar, Senin (17/08/2020) kemarin, dukungan perbaikan yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) hanya sebanyak 3.925. Muhdi-Gazali butuh kurang lebih 6 ribu lebih dukungan Memenuhi Syarat (MS) untuk lolos sebagai calon walikota/wakil walikota Ternate periode 2020-2025.

Sementara, tersisa tiga PPK yang belum menggelar pleno rekapitulasi. Namun jumlah DPT di tiga Kecamatan tersebut terhitung kecil.

Akankah Muhdi-Gazali berhasil kumpulkan tambahan dukungan sebanyak 6 ribu lebih dan Lolos maju di pilwako Ternate ? Kita tunggu hasil akhir. (Jae)

Pos terkait