Banjir Togoliwa Hanyutkan Dua Rumah Warga

Ternate, Haliyora.com

Hujan deras pada Senin (02/03/2020) pagi mengguyur desa Togoliwa, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara yang diperkirakan sejak pukul 03.40 hingga pukul 07.00 WIT pagi telah mengakibatkan banjir besar. Dilaporkan 57 unit rumah warga desa tersebut terendam banjir. Bahkan, ada dua unit yang hanyut disapu banjir. Sementara dua unit lainnya tertimbun longsor serta merusak sembilan rumah warga lainnya.

Salah satu warga yang merupakan ketua RT setempat, Sadiman mengisahkan, sejak malam hujan turun dengan intensitas ringan. Namun, bernjak larut, hujan tak kunjung reda malah semakin deras. Puncaknya terjadi hujan sangat deras sekitar pukul 03.40 hingga jam 07.00 pagi WIT.

“Derasnya hujan membuat sungai di pinggiran Desa Togoliwa meluap dan mulai menggenangi pemukiman warga. Semakin lama arus air semakin besar. Puncaknya pada jam 09.00  luapan air sungai telah merendam 57 rumah warga, menghanyutkan dua unit rumah dan dua unit lainnya tertimbun longsor serta merusak sembilan unit rumah warga,” ucapnya.

BACA JUGA  Kredit Macet, Nasabah BSI Ternate Bernasib Apes : Didatangi Preman Setelah Rumah Dilelang

Akibat banjir itu pula, 137 KK yang dari dua dusun Togoliwa yakni dusun 3 dan 4 diungsikan di gedung sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTS) Nyingamoi Togoliwa.


Ini yang dikeluhkan netizen terkait kelangkaan masker di pasaran.
#Haliyora

Dikirim oleh Haliyora.com pada Selasa, 03 Maret 2020


Ia menambahkan, karena musibah banjir tersebut datang secara tiba-tiba sehingga warga desa hanya berupaya menyelmatkan diri tanpa sempat mengamankan harta benda mereka. “Semua barang itu sebelum datangnya banjir masih aman. Tapi ketika banjir, 99 persen semua hanyut,” tutur Sudiman.

BACA JUGA  Vaksinasi untuk Masyarakat Ternate Tetap Berlangsung, untuk Lansia Baru 6,9 Persen

Disinggung soal bantuan, Sudiman mengatakan, sudah ada bantuan dari pemerintah daerah setempat berupa mie instan, beras dan gula. “Termasuk dari TNI yang memberikan bantuan sembako dan pakaian pada malam harinya. Sementara bantuan dari dinas sosial masih menunggu konfirmasi,” ucapnya.

Menurut Sudiman, banjir serupa pernah terjadi pada 2013 lalu, tapi tidak sedahsyat kali ini. “Dampaknya pun tidak separah kali ini dan bisa diatasi dengan cepat,” ungkapnya. 

Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi pihak terkait tentang berapa nilai kerugian akibat banjir tersebut. (rico)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah