Efek Corona, Netizen Ternate Resah Masker Langka

- Editor

Rabu, 4 Maret 2020 - 10:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora.com

Wabah virus Corona atau yang juga dikenal sebagai Covid-19 dilaporkan telah masuk ke Indonesia. Dua warga Depok dinyatakan positif terinfeksi penyakit tersebut. Efek dari pemberitaan masuknya virus Corona itu menyebabkan banyak warga mulai beriktiar bahkan ada kesan panik. Mereka  mulai mencari masker dan hand sanitizer di berbagai apotek.

Hal itu juga terjadi di Kota Ternate. Pantauan Haliyora.com, masker kini menjadi barang “favorit” yang dicari warga. Sayangnya di tengah kondisi tersebut, stok masker justru langka atau bisa dikatakan habis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dicek pada beberapa apotik di kota Ternate, memang terjadi kekosongan stok masker. Kehabisan stok masker pelindung pernafasan lantaran banyak diserbu pembeli. Salah satunya seperti yang terjadi di kawasan Jalan Pahlawan Revolusi. Menurut petugas apotik, bahwa sejak wabah Virus Corona mulai muncul, masyarakat memang mulai protektif. Mereka banyak memborong masker untuk pelindung diri agar tidak mudah terjangkit.

“Akhir-akhir ini penjualan masker sangat laris sekali. Bahkan sudah kehabisan stok masker dalam beberapa hari lalu,” ucapnya Selasa (03/03/2020).

BACA JUGA  Aksi Copet di Pasar Gamalama, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

Kondisi ini menyebabkan reaksi warga atas kelangkaan tersebut. Termasuk ciutan dan postingan netizen di sosial media yang bisa dibilang menjadikan masker sebagai viral beberapa jam terakhir ini. Umumnya menyayangkan pada kondisi dibutuhkan saat ini, justru barang yang dicari tak ada di pasaran.


Bpk Presiden, perintahkan  menteri terkait: produksi masker dlm jlh massal. Distribusi ke rakyat. Segera..!!!

Rakyat bth masker

Dikirim oleh Abd Rahman Bailusy pada Senin, 02 Maret 2020


Salah satunya yang diposting akun Abd Rahman Bailusy. Dalam postingannya di platform facebook.com, menuliskan “Pemerintah apa ni… Masker utk perlindungan kesehatan sj, langka…!!!.

Pada postingan Abd Rahman Bailusy meminta agar presiden segera memerintahkan menteri terkait untuk memproduksi masker dalam jumlah massal dan mendistribusi ke rakyat. “Rakyat bth masker,” tulisnya.

Begitupun pada postingan akun Sawaludin Damopoli yang menuliskan “masker menghilang  Satu pekan terakhir Indonesia dibuat panik gara2 Si Corona. Virus asal China ini menjadi trending topik di ruang publik. Kepanikan warga memicu kelangkaan masker. Para spekulan memanfaatkan situasi. Naluri bisnis mengabaikan nilai kemanusiaan. Dibenak mereka hanyakah tentang bagaimana meraub keuntungan besar. Nilai2 kemanusiaan pun meredup. Padahal Kita berdomisili di Negeri yang menganut pancasila. Sayangnya, jiwa pancasilais tidak menzohir di hati para tengkulak masker. Penyumbat hidung dan mulut pun raib dari peredaran. Ghaib di tengah kerisauan warga terhadap ancaman virus corona.

BACA JUGA  Satu Unit Ruko di Morotai Dilahap Api, Kantor Camat Morsel Nyaris Ikut Terbakar

Masker Menghilang…
Satu pekan terakhir Indonesia dibuat panik gara2 Si Corona. Virus asal China ini menjadi trending…

Dikirim oleh Sawaludin Damopoli pada Selasa, 03 Maret 2020


Atas kelangkaan ini, tidak sedikit pula warga netizen yang memposting foto unik terkait masker. Mulai dari gambar buah yang dimodifikasi menyerupai masker, hingga hal-hal lucu lainnya yang menunjukan sikap “marah” atas kelangkaan ini.

Uniknya, hingga saat ini tak ada satupun pejabat di daerah yang menunjukan sikap atas kelangkaan tersebut. Termasuk memberikan himbauan ataupun penjelasan terkait kewaspadaan antisipasi menghadapi wabah virus tersebut. (red)

Berita Terkait

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Mantan Kadis PUPR Malut Akui Pernah Setor ke AGK 
Uje Akui Cicipi Fee Proyek di Pemprov Malut
Di Sidang Stevi, Presdir Tri Mega Sampaikan Alasan Tolak Jalan Masuk Kawasan Perusahaan 
Inspektorat Lamban Audit Kerugian Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai
Saksi di Sidang Cristian, Daud Ismail Akui Ditransfer Rp 600 Juta
Lawan Perintah AGK Kumpul Duit Rp 5 M, Udin Djuba Akui Didepak dari Kadis PUPR
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 20:28 WIT

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 April 2024 - 19:58 WIT

Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 

Minggu, 7 April 2024 - 22:16 WIT

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Sabtu, 6 April 2024 - 22:27 WIT

Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate

Sabtu, 6 April 2024 - 22:10 WIT

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga

Sabtu, 6 April 2024 - 22:02 WIT

Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame

Jumat, 5 April 2024 - 21:05 WIT

Buka Musrembang, Bupati Halsel : Proyeksi Pembangunan Infrastruktur Pakai 4 Metode Ini

Jumat, 5 April 2024 - 17:34 WIT

Dapat Dukungan Gerindra, Mislan Syarif Siap Calon Bupati Taliabu

Berita Terbaru

Ilustrasi Inflasi

Ekobis

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 Apr 2024 - 20:28 WIT

Pasar cabai dan tomat (foto ilustrasi)

Headline

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Minggu, 7 Apr 2024 - 22:16 WIT

error: Konten diproteksi !!