Sanana, Maluku Utara – Lonjakan harga avtur global yang menembus lebih dari 70 persen mulai berdampak langsung pada sektor transportasi udara domestik. Kenaikan ini mendorong tarif tiket pesawat di berbagai daerah, termasuk rute Sanana–Ternate di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.
Maskapai yang melayani rute tersebut, Trigana Air Service, menyesuaikan harga tiket seiring meningkatnya biaya operasional. Pada April 2026, harga tiket yang sebelumnya berada di kisaran Rp 600.000 kini melonjak menjadi Rp 1.258.000 per penumpang.
Kenaikan itu tidak hanya dipicu oleh harga bahan bakar. Kebijakan pemerintah yang mengizinkan kenaikan tarif batas atas sebesar 9 hingga 13 persen, serta beban pajak pertambahan nilai (PPN) 11 persen dan iuran wajib jasa raharja (IWJR), turut memperbesar lonjakan harga.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat pesawat merupakan salah satu moda transportasi utama di wilayah kepulauan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula pun bergerak cepat. Bupati Fifian Adeningsih Mus melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyatakan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan maskapai guna menjaga keterjangkauan tarif.
“Melalui kebijakan subsidi dari pemerintah daerah, harga tiket rute Sanana–Ternate kini dapat ditekan menjadi Rp 708.000 per penumpang,” ujar Kepala Dinas Kominfo Basaludin Labessi, Minggu (19/4/2026).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!