Langkah subsidi tersebut diambil sebagai respons atas tingginya ketergantungan masyarakat terhadap transportasi udara, terutama dalam situasi mendesak.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Sula, Abdul Kadir Nurali, menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga konektivitas wilayah meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Dalam kondisi efisiensi, kami tetap memaksimalkan anggaran yang ada untuk mempermudah akses masyarakat, khususnya transportasi udara,” kata dia.
Menurut Abdul Kadir, keberadaan penerbangan sangat vital bagi masyarakat Kepulauan Sula. Selain untuk mobilitas umum, pesawat juga menjadi sarana penting dalam kondisi darurat, seperti rujukan pasien, keperluan pendidikan, hingga situasi kedukaan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mencari solusi agar layanan transportasi udara tetap tersedia dan terjangkau. (RMT/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!