Proyek Terminal Weda Rp 2,4 Miliar Tersendat, Progres Mandek Meski Sudah 120 Hari

Ketidaksiapan juga tampak pada aspek teknis pekerjaan fondasi. Sistem dewatering yang seharusnya menjadi bagian penting dalam pekerjaan belum terlihat diterapkan. Selain itu, material utama seperti besi tulangan berstandar BJTS diameter 13 milimeter dan 16 milimeter belum tersedia secara memadai.

Padahal, tahapan pekerjaan yang seharusnya sudah memasuki proses pengecoran pondasi telapak berukuran 80×80 sentimeter maupun pedestal 35×35 sentimeter, hingga kini belum terealisasi.

BACA JUGA  Karyawan IWIP Asal Sula Ditemukan Tewas Gantung Diri di Lelilef, Keluarga Ungkap Hal Ini

Keterlambatan ini tidak hanya berdampak pada target penyelesaian proyek, tetapi juga pada masyarakat. Terminal yang direncanakan mulai beroperasi pada awal 2026 hingga kini belum dapat difungsikan.

Akibatnya, aktivitas transportasi di wilayah Weda terganggu dan berimbas pada pergerakan ekonomi warga yang bergantung pada fasilitas tersebut.

Situasi ini memperlihatkan adanya potensi persoalan dalam manajemen proyek, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai penyebab keterlambatan tersebut. (RJ/Red)

BACA JUGA  Dicarok Penjaga Kafe, Seorang Pemuda di Halteng Nyaris Tewas
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah