Realisasi Pembayaran Utang Pemkot Ternate Capai 50 Persen, Tunggakan BPJS Masih Rp 7 Miliar

Ternate, Maluku Utara – Pemerintah Kota Ternate, melaporkan realisasi pembayaran utang bawaan tahun anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp 18 miliar kini hampir menyentuh 50 persen. Namun, kewajiban kepada BPJS Kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

Pelaksana tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate, Amiruddin Abd Hamid, mengatakan sebagian besar utang telah dibayarkan secara bertahap.

BACA JUGA  Wali Kota Ternate Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Kota

“Utang bawaan tahun 2025 sebanyak Rp 18 miliar itu sudah banyak yang terealisasi, hampir 50 persen,” ujar Amiruddin, Rabu (8/4/2026).

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tunggakan signifikan, terutama untuk pembayaran iuran BPJS Kesehatan. Dari total kewajiban, pemerintah kota baru merealisasikan pembayaran sekitar Rp4 miliar, sementara sisa yang belum dibayarkan mencapai Rp 7 miliar.

BACA JUGA  Walikota Ternate Tinjau Langsung Kesiapan Hari H Pemilu 2024

“Yang belum terealisasi hanya BPJS. Sebelumnya kami sudah bayar Rp 4 miliar, masih tersisa Rp 7 miliar lagi,” kata dia.

Amiruddin menegaskan, pelunasan kewajiban tersebut menjadi krusial untuk menjaga keberlanjutan kerja sama antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan. Keterlambatan pembayaran berpotensi berdampak pada layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kalau kemarin kita tidak bayar, berarti kontrak kita dengan BPJS bisa putus lagi,” ujarnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah