Ternate, Maluku Utara – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate menegaskan bahwa rencana penyerahan aset pelabuhan kepada Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut saat ini hanya mencakup Pelabuhan Mangga Dua dan rencana Pelabuhan Mayau di Kecamatan Batang Dua. Sementara itu, status Pelabuhan Dufa-Dufa hingga kini belum dipastikan.
Kepala KSOP Kelas II Ternate, Rushan Muhammad, mengatakan bahwa pertemuan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, membahas sejumlah hal penting terkait aset lahan Pelabuhan Mangga Dua dan rencana pembangunan pelabuhan di Mayau.
“Dalam pertemuan kemarin dengan Pak Sekda Kota Ternate, ada beberapa hal yang dibicarakan, antara lain terkait aset lahan Pelabuhan Mangga Dua dan rencana pembangunan pelabuhan di Mayau, Batang Dua,” kata Rushan saat diwawancarai di Kantor KSOP Ternate, Rabu (11/3/2026).
Menurut Rushan, hingga kini wilayah Mayau belum memiliki pelabuhan penyeberangan yang memadai. Kapal-kapal yang bersandar masih menggunakan sistem rader transfer, sehingga menyulitkan aktivitas transportasi laut masyarakat.
“Di Mayau, Batang Dua itu sampai sekarang belum ada pelabuhan penyeberangan. Kapal-kapal yang bersandar di sana masih menggunakan rader transfer, dan ini memang cukup menyulitkan,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!