Sanana, Maluku Utara – Posisi tawar nelayan di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, masih tergolong lemah dibandingkan daerah lain di provinsi tersebut. Salah satu indikasinya adalah harga ikan yang diterima nelayan yang masih sangat rendah, bahkan hanya berkisar Rp 1.500 hingga Rp 3.000 per kilogram.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara, Fauzi Mamole, mengatakan rendahnya harga tersebut membuat nelayan sulit memperoleh keuntungan yang layak dari hasil tangkapan mereka.
“Nelayan Sula itu posisi tawarnya sangat lemah dibandingkan nelayan di daerah lain di Maluku Utara. Karena ikan di sini sering dihargai hanya sekitar Rp 1.500 sampai Rp 3.000,” kata Fauzi, Rabu (11/3/2026).
Rendahnya harga ini tidak sebanding dengan potensi produksi perikanan di wilayah tersebut. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Kabupaten Kepulauan Sula merupakan salah satu daerah penghasil ikan cukup besar di Maluku Utara.
Pada 2024, volume produksi perikanan tangkap di Kepulauan Sula tercatat mencapai 25.001.670 kilogram dengan nilai produksi sekitar Rp 600,15 miliar. Angka ini menempatkan Sula sebagai salah satu kontributor penting sektor perikanan di provinsi tersebut.
Memasuki 2025 hingga awal 2026, aktivitas perikanan tangkap di wilayah ini masih menjadi salah satu tulang punggung ekonomi pesisir, terutama bagi masyarakat nelayan di Kecamatan Sanana, Sanana Utara, dan Sulabesi.
Namun, keterbatasan fasilitas penyimpanan, rantai distribusi yang panjang, serta ketergantungan pada tengkulak membuat harga ikan di tingkat nelayan tetap rendah.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan mulai mendorong pembangunan sejumlah infrastruktur perikanan di Kepulauan Sula.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembangunan cold storage di Desa Wainin yang bertujuan menampung hasil tangkapan nelayan sebelum dipasarkan. Dengan fasilitas penyimpanan dingin ini, ikan dapat disimpan lebih lama sehingga nelayan tidak terpaksa menjual dengan harga murah saat pasokan melimpah.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!