Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pulau Taliabu Martono mengatakan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan UPP Sanana serta pemerintah provinsi guna mencari solusi agar kapal dapat kembali sandar di Pelabuhan Jorjoga.
“Kami sudah koordinasikan dengan pihak UPP Sanana yang berwenang dan juga pihak provinsi untuk meminta kapal sandar kembali. Namun sampai sekarang pihak kapal belum memberikan jawaban karena masih dalam pelayaran,” kata Martono.
Menurut dia, salah satu alasan kapal tidak sandar karena ukuran dermaga di Jorjoga dinilai sempit sehingga menyulitkan kapal untuk bermanuver.
Martono menambahkan pemerintah daerah siap menyiapkan fasilitas tambahan, seperti rambu-rambu dan petugas pengarah kapal, jika keterbatasan dermaga menjadi kendala.
“Menurut pihak kapal, Pelabuhan Jorjoga cukup kecil sehingga kapal sulit melakukan olah gerak. Kalau dipaksakan, risikonya sangat besar. Kami tidak bisa memaksakan karena itu kewenangan mereka, tetapi kami tetap berupaya agar kapal bisa kembali sandar,” ujarnya.
Jika kapal tetap tidak bisa merapat ke dermaga, pemerintah daerah meminta agar kapal berlabuh di lokasi yang lebih aman, seperti di dalam teluk, sehingga proses naik turun penumpang dapat berlangsung lebih aman. (RHM/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!