Sofifi, Maluku Utara – Jelang penghujung tahun, realisasi anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara baru mencapai sekitar 65 persen. Capaian tersebut dinilai jauh dari target ideal, mengingat waktu tersisa hanya satu bulan sebelum tahun anggaran berakhir.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Maluku Utara, Said Banyo, menegaskan bahwa serapan anggaran seharusnya sudah berada pada kisaran 80 persen pada akhir November. Hal ini disampaikannya berdasarkan data yang dilaporkan oleh Gubernur Sherly mengenai perkembangan realisasi anggaran.
“Idealnya, karena sudah memasuki November, angka serapan anggaran itu sudah di angka 80 persen. Akan tetapi berdasarkan data yang disampaikan oleh Gubernur Sherly ternyata baru 65 persen,” ujar Said Banyo, Jumat (28/11/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 Selanjutnya









