Sanana, Maluku Utara – Memasuki hari ketiga setelah banjir bandang menerjang Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus melakukan penanganan di lokasi terdampak.
Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Sula, Samsudin Ode Maniwi, mengatakan hingga Sabtu (14/3/2026) petugas masih berada di lokasi bencana untuk membantu masyarakat sekaligus membuka posko pelayanan bagi warga terdampak.
“Memasuki hari ketiga, tim BPBD masih tetap berada di lokasi kejadian dan membuka posko pelayanan untuk membantu masyarakat,” ujar Samsudin kepada wartawan.
Menurut dia, banjir bandang yang melanda Desa Waisakai menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula. Sejumlah langkah penanganan telah dilakukan bersama instansi terkait guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.
BPBD bersama tim gabungan telah melakukan kajian cepat di lokasi bencana serta mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pendataan terhadap jumlah warga terdampak dan kerusakan infrastruktur.
Selain itu, BPBD juga menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) guna menentukan status tanggap darurat bencana.
Di lapangan, tim juga melakukan upaya normalisasi sungai dan pembuatan tanggul darurat untuk mencegah terjadinya banjir susulan. “Tim juga melakukan normalisasi sungai serta membuat tanggul darurat agar tidak terjadi banjir susulan,” kata Samsudin.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!