Berdasarkan data sementara BPBD, banjir bandang tersebut mengakibatkan tanggul penahan banjir sepanjang sekitar 300 meter ambruk. Selain itu, dua unit rumah warga dilaporkan ambruk, 13 rumah mengalami kerusakan berat, dan 20 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
Tidak hanya itu, satu unit jembatan di desa tersebut juga dilaporkan ambruk akibat derasnya arus banjir.
Secara keseluruhan, bencana ini berdampak pada 59 kepala keluarga atau sekitar 304 jiwa yang kini terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula melalui Sekretaris Daerah Muhlis Soamole sebelumnya telah meninjau langsung kondisi warga terdampak di lokasi kejadian.
Pemerintah daerah juga berencana menurunkan alat berat berupa excavator untuk melakukan normalisasi sungai di Desa Waisakai sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir susulan.
Selain itu, Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Sula juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa sembako kepada warga yang terdampak banjir. (RMT/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!