Daruba, Maluku Utara – Akademisi Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai menilai Wakil Ketua II DPRD Pulau Morotai, Erwin Sutanto, tidak menunjukkan sikap dewasa dalam membangun komunikasi politik dengan pihak eksekutif.
Hal itu disampaikan menyusul pernyataan Erwin yang juga Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Maluku Utara melalui salah satu media daring pada Senin (10/11/2025), yang mempertanyakan alasan pemerintah daerah menunda pencairan dana bantuan untuk partainya.
“Punya kami (PSI) itu sekitar Rp 36 juta dalam satu tahun anggaran, tapi sampai hari ini belum dibayar. Saya tidak tahu apa alasannya,” ujar Erwin saat diwawancarai wartawan.
Menanggapi hal tersebut, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Pasifik Morotai, Risaldi, menyebut bahwa seorang politisi seharusnya mampu bersikap proporsional dan rasional ketika membicarakan soal anggaran partai.
“Kebijakan pemerintah dalam pengelolaan keuangan publik harus berpijak pada prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas,” ujar Risaldi kepada wartawan, Selasa (11/11/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!