Progres Lelang Pemprov Malut Capai 76 Persen, Karo BPBJ Minta OPD Perbaiki Data

Menurut Hairil, masih ada sejumlah data input yang keliru, termasuk paket-paket efisiensi yang belum dihapus dari sistem. Begitu juga masih ada kesalahan input di dalam Sirup, khususnya pada paket yang sudah dilakukan efisiensi tetapi datanya belum dihapus. Hal ini berdampak pada persentase progres pengadaan.

BACA JUGA  Respon Pemprov Maluku Utara Atas Temuan BPK ‘Masih’ Rendah

“Kami minta semua OPD segera melakukan perbaikan agar angka yang muncul di sistem benar-benar menggambarkan kondisi real,” jelas Hairil saat diwawancarai Haliyora.id di halaman kantor Gubernur Malut, Selasa (19/8/2025).

Berikut progres Pengadaan Barang dan Jasa di OPD atau unit kerja di Provinsi Maluku Utara, berdasarkan data per 19 Agustus 2025.

  • Nilai Paket yang Sudah Tayang
BACA JUGA  Peduli Warga Lingkar Tambang, Harita Nickel Bangun Jembatan dan Renovasi Rumah Ibadah 

Sebesar Rp 161.316.461.906,35 atau 76,77 persen dari total nilai pengadaan.

  • Nilai Paket yang Belum Tayang

Sebesar Rp 48.801.224.024 atau 23,23 persen dari total nilai pengadaan.

  • Total Nilai Pengadaan

Keseluruhan mencapai Rp 210.117.685.930,35.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah