Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Makin Tajir, tapi Pengangguran Meningkat

Namun, implementasi skema ini masih memerlukan penguatan regulasi teknis, penyusunan MoU standar, serta pelatihan manajerial terpadu agar tata kelola kelembagaan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Melihat berbagai dinamika tersebut, DJPb Malut menekankan pentingnya intervensi fiskal yang lebih inklusif dan responsif. Langkah-langkah strategis yang direkomendasikan meliputi percepatan realisasi belanja produktif, penguatan pelatihan vokasi bagi tenaga kerja lokal, pengembangan UMKM berbasis komoditas unggulan daerah, sinergi kebijakan fiskal antara pusat dan daerah, dan akselerasi kolaborasi kelembagaan di tingkat desa.

BACA JUGA  Singgung Kompetensi Aparatur Pemprov Malut, Akademisi Dukung Jalan Provinsi Dialihkan ke Pusat

Dengan upaya bersama dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan manfaat pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Maluku Utara dapat dirasakan secara merata hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
(Mg01/Red2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah