Sofifi, Maluku Utara – Dr. Azis Hasyim, akademisi dari Universitas Khairun Ternate, memberikan kritik tajam terhadap pola komunikasi antara Wakil Gubernur Sarbin Sehe dan Sekretaris Daerah (Sekda) Samsudin A. Kadir. Kritik ini mengenai pembayaran utang pemerintah daerah, baik utang kepada pihak ketiga maupun Dana Bagi Hasil (DBH) kabupaten/kota.
Kritik yang dilayangkan itu menyoroti pentingnya kolaborasi, komunikasi yang efektif, dan komitmen dalam penyelesaian masalah utang pemerintah, demi kepentingan publik yang lebih luas.
Kepada Haliyora.id, Azis menyoroti adanya pernyataan kontradiktif dari kedua pejabat tinggi tersebut. “Pola komentar yang berbeda di kalangan pimpinan Pemprov Malut perlu diperbaiki. Jika tidak, akan timbul persepsi masyarakat bahwa komunikasi dan koordinasi di antara mereka tidak berjalan dengan baik,” ujarnya, Jumat (04/7/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!