Petinggi Pemprov Malut Diminta Perbaiki Pola Komunikasi, Publik Jangan Dibuat Bingung

Sofifi, Maluku Utara – Dr. Azis Hasyim, akademisi dari Universitas Khairun Ternate, memberikan kritik tajam terhadap pola komunikasi antara Wakil Gubernur Sarbin Sehe dan Sekretaris Daerah (Sekda) Samsudin A. Kadir. Kritik ini mengenai pembayaran utang pemerintah daerah, baik utang kepada pihak ketiga maupun Dana Bagi Hasil (DBH) kabupaten/kota.

Kritik yang dilayangkan itu menyoroti pentingnya kolaborasi, komunikasi yang efektif, dan komitmen dalam penyelesaian masalah utang pemerintah, demi kepentingan publik yang lebih luas.

BACA JUGA  APBD Pemprov Malut 2024 Ditetapkan Rp 3,6 Triliun, Defisit Rp 100 Miliar Lebih 

Kepada Haliyora.id, Azis menyoroti adanya pernyataan kontradiktif dari kedua pejabat tinggi tersebut. “Pola komentar yang berbeda di kalangan pimpinan Pemprov Malut perlu diperbaiki. Jika tidak, akan timbul persepsi masyarakat bahwa komunikasi dan koordinasi di antara mereka tidak berjalan dengan baik,” ujarnya, Jumat (04/7/2025).

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah