Mislan menyoroti bahwa alasan Gubernur Sherly Tjoanda memprioritaskan pembayaran utang DBH untuk Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dan Halmahera Utara (Halut) dengan tujuan melunasi utang BPJS sangat dipahami, namun masalah yang dihadapi Taliabu dan Sula tidak kalah penting.
“BPJS kami itu numpang ke Sulawesi Tenggara (Sulteng), karena itu dana DBH sangat diperlukan oleh kami di tengah situasi efisiensi anggaran,” ungkitnya.
Mislan juga berharap agar Pemprov Maluku Utara segera mengambil langkah konkret untuk melakukan pembayaran utang DBH, mengingat situasi keuangan yang mendesak.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!