Serapan Anggaran Rendah, Sekprov Malut Ungkap Penyebabnya di OPD

Sofifi, Maluku Utara – Meskipun sudah memasuki bulan keenam, serapan anggaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara saat ini hanya mencapai angka 27 persen. Angka ini menandakan bahwa berbagai kegiatan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum berjalan secara optimal.

Sekretaris Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir yang diwawancarai wartawan mengakui bahwa keterlambatan dalam penyerapan anggaran disebabkan oleh keterlambatan OPD dalam mengajukan dokumen pelelangan, sehingga serapan anggaran belum mampu mencapai 30 persen.

BACA JUGA  Wali Kota Ternate Soroti Capaian PAD 2024

“Sudah ada penekanan dari Ibu Gubernur kepada seluruh OPD untuk segera melakukan pelelangan, karena pelelangan sangat mempengaruhi serapan anggaran. Jika kegiatan sudah dilelang, maka serapan anggaran bisa meningkat menjadi 30 persen,” tegas Samsuddin, Kamis (26/5/2025).

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah