Senada dengan itu, Ican, salah satu warga Desa Panamboang, menyatakan hal yang serupa. Ia mengatakan bahwa kerusakan jalan ini telah berlangsung selama tiga tahun dan saat ini semakin parah.
“Kami meminta Ibu Gubernur Maluku Utara untuk tolong lihat kondisi jalan kami. Kami sudah lama menderita jalan yang rusak, dan ditambah lagi kami tidak bisa lewat jalan utama karena jembatan terputus,” ungkap Ican.
Ia berharap kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara, terutama kepada Gubernur Sherly Tjoanda, apabila jalan belum bisa diperbaiki, setidaknya jembatan yang terputus perlu segera diperbaiki.
Dari pantauan media ini, kondisi jalan yang rusak dan berlubang juga berdampak pada para siswa yang bersekolah di SMP Negeri 59 Halmahera Selatan dan SMK Negeri 1 Halmahera Selatan. Keprihatinan masyarakat atas infrastruktur yang memprihatinkan ini semakin mendesak perhatian dari pihak pemerintah.
“Kami minta Pemprov segera perbaiki jalan rusak ini agar tidak menghambat aktivitas anak sekolah,” pinta salah seorang warga. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!