Dalam kesempatan tersebut, Naswin juga memberikan tanggapan terkait pernyataan Ketua IV DPC PKB Morotai, Abujais Gafur. Ia memilih untuk menyerahkan hal itu kepada Sekretaris DPC PKB Pulau Morotai. “Terkait manuver Abu Jais, biarkan Sekretaris DPC PKB Morotai yang berpendapat,” tambahnya.
Dalam pemilihan legislatif tahun 2024, DPC PKB Pulau Morotai mengusung delapan calon legislatif di Dapil I. Dari delapan calon tersebut, Naswin berhasil memperoleh suara sebanyak 535, menjadikannya sebagai salah satu kandidat teratas. Total suara yang diperoleh oleh DPC PKB Pulau Morotai di Dapil I adalah 1.209 suara.
Dengan keputusan bulatnya untuk memilih DPRD, Naswin menunjukkan dedikasinya untuk mengabdi kepada masyarakat Pulau Morotai dan berkomitmen untuk mewakili aspirasi mereka di lembaga legislatif.
Sebelumnya, polemik terkait status Naswin Rowo yang disebut-sebut akan menggantikan posisi almarhum Suaib Hi. Kamel sebagai anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai terus menjadi sorotan publik. Hal itu disebabkan karena status ganda Naswin, yakni sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ia juga diketahui telah mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II formasi tahun 2024 .
Naswin menjadi perbincangan setelah muncul sebagai calon kuat pengganti almarhum Suaib, lantaran perolehan suaranya pada Pemilu legislatif 2024 lalu menempati posisi kedua terbanyak di internal PKB Morotai.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!