Sibuk Urus Pergantian Sekwan dan Direktur PDAM, Hippmamoro Yogyakarta Nilai DPRD Morotai tak Peduli Aspirasi Nelayan

Putra dari mendiang Adjan Djaguna, mantan Ketua Umum Hippmamoro pertama, ini menambahkan bahwa DPRD seakan menutup mata terhadap kesulitan yang dialami nelayan. Padahal, nelayan adalah tulang punggung ekonomi daerah yang justru semakin terhimpit akibat kebijakan yang tidak berpihak.

Masalah yang dihadapi nelayan tuna itu, lanjut Faturrahman, pihaknya telah mengajukan surat audiensi kepada DPRD dan Pemkab sejak tanggal 14 April 2025 lalu, namun hingga kini DPRD tidak memberi respon. Artinya, DPRD tidak perduli hajat hidup orang banyak.  Yang ada, hanya peduli soal pergantian Sekwan dan penunjukan Direktur PDAM.

BACA JUGA  Soal Pajak Tambang, Elang dan Ikram Beda Perlakuan

“Bahkan Ketua DPRD ketika dihubungi sampai saat ini belum ada respons terkait surat audiensi dari Hippmamoro Yogyakarta. Kami merasa bahwa Ketua DPRD tidak memiliki hati nurani dan ini bentuk pengkhianatan sebagai pimpinan DPRD terhadap para nelayan tuna Morotai,” kesalnya.

“Tetapi, ketika Sekwan diganti dan penunjukan Direktur PDAM oleh Bupati, DPRD bersuara paling cepat yang katanya tidak ada konfirmasi pergantian Sekwan dan menyalahi aturan soal penunjukan Direktur PDAM. Itu yang paling cepat direspon oleh wakil rakyat kita,” sambungnya.

BACA JUGA  Viral, Bertaruh Nyawa Demi Sekolah, 3 Siswa di Morotai Nyaris Tenggelam di Laut
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah